PERNYATAAN SIKAP WARGA KAMPUNG BAROKAH

  • 09 Januari 2016
  • Oleh: lbhbali
  • Dibaca: 1193 Pengunjung

Keberadaan PLTU di Celukan Bawang seharusnya membawa manfaat bagi warga sekitar pada khususnya dan bagi masyarakat luas pada umumnya. Akan tetapi hal ini tidak dirasakan oleh warga yang ada di Kampung Barokah. Adanya PLTU mengharuskan adanya pemasangan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) untuk mendistribusikan listrik yang ada. Namun pemasangan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) tersebut dibentangkan diatas perkampungan warga kampung Barokah, dan berujung penolakan dari warga kampung barokah. Meskipun warga kampung barokah menolak pemasangan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), akhirnya warga menerima pemasangan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) setelah dilakukan pertemuan mediasi di kantor Bupati Buleleng pada tanggal 27 Februari 2015. Pertemuan mediasi tersebut dipimpin Bupati Buleleng dan dihadiri oleh Muspida Buleleng, SKPD terkait, Camat Gerokgak dan warga kampung barokah yang keberatan dengan pemasangan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Pertemuan tersebut menghasilkan 4 kesepakatan yang dituangkan dalam Berita Acara Rapat diantaranya : Masyarakat Kampung Barokah yang selama ini berkeberatan menerima pemasngan kabel SUTT melalui Kampung Barokah dengan jangka waktu hanya dalam 1 (satu) Tahun. Dalam jangka waktu 1 Tahun pihak PLN harus sudah menindaklanjuti pemindahan menara SUTT kesebelah Barat Kampung Barokah sehingga pemasangan kabel tidak melewati Kampung Barokah. Bupati Buleleng sebagai Kepala Daerah bersama Muspida menjamin serta bertanggung jawab pemasangan kabel SUTT melalui Kampung Barokah hanya dalam jangka waktu 1 Tahun. Setelah 1 tahun pihak PLN sudah harus siap memindahkan pemasangan kabel SUTT ke sebelah barat ( tidak melalui Kampung Barokah ). Pihak PLN siap menjamin keselamatan masyarakat Kampung Barokah yang berada di bawah radius jalur SUTT baik materiil maupun moril selama 1 tahun jangka waktu pemasangan kabel. Melihat beberapa poin hasil kesepakatan diatas, sudah jelas-jelas PLN hanya memiliki waktu 1 tahun mulai tanggal 27 Februari 2015 – 27 Februari 2016. Hal ini juga diperkuat dengan adanya surat Bupati Buleleng Nomor: 671/ 4062/ Ekbang Perihal: Tindak Lanjut Berita Acara Hasil Rapat Pemasangan Kabel SUTT, yang pada intinya menjelaskan bahwa “ Dalam jangka waktu 1 (satu) tahun pihak PLN harus sudah menindak lanjuti pemindahan menara SUTT kesebelah barat Kampung Barokah sehingga pemasangan kabel SUTT tidak melalui Kampung Barokah “. Atas dasar tersebut diatas, maka kami warga Kampung Barokah menuntut : 1. Menolak segala bentuk tawaran PLN untuk perpanjangan pemasangan kabel SUTT di Kampung Barokah. 2. Agar PLN segera mindahkan menara SUTT dari Kampung Barokah. 3.Menuntut Bupati Buleleng agar konsisten sesuai dengan surat Berita Acara Rapat dan Surat yang ditujukan kepada PLN. Celukan Bawang, 10 Januari 2016 Warga Kampung Barokah Cp. Pak Sadli (085237135895), Dewa Putu Adnyana LBH Bali (087862400254)


  • 09 Januari 2016
  • Oleh: lbhbali
  • Dibaca: 1193 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya