AKSI JALAN KELILING INDONESIA UNTUK MENCARI KEADILAN

  • 20 September 2016
  • Oleh: lbhbali
  • Dibaca: 749 Pengunjung

Senin sore, 19 September 2016 Indra Azwan tiba di Provinsi Bali setelah sebelumnya melakukan perjalanan  mengelilingi sejumlah tempat di wilayah Indonesia, seperti Aceh, Medan, Padang, Jambi, Pekanbaru, Palembang, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Kalimantan, NTB dan daerah lainnya. Ini adalah bagian dari rute aksi yang dia lakukan untuk mencari keadilan terhadap putra tercintanya, Almarhum Rifki Andika yang menjadi korban tabrak lari oleh seorang oknum polisi yang bernama Kompol Joko Sumantri 23 tahun yang lalu.

Bali merupakan Provinsi terakhir yang dikunjungi Indra Azwan, ini adalah serangkaian dari aksi yang dilakukan dengan berjalan kaki dalam rangka mencari Keadilan untuk Almarhum putranya tersebut.. Indra Azwan melakukan aksinya sambil membawa tulisan yang berbunyi “ KUTAGIH JANJIMU PRESIDEN, AKSI KELILING INDONESIA “ yang digantungkan di tubuhnya dengan wajah pantang menyerah yang dia tunjukkan kepada semua orang yang dia temui.

Peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa anaknya ( Rifki Andika, Alm ) pada tahun 1993 tersebut, menurut beliau baru disidik pada tahun 2004 dan kemudian baru disidangkan di Pengadilan Militer di Surabaya pertama kali tahun 2006. Pada sidang kedua ditahun 2008 perkara ini diputus bebas karena dianggap kadaluarsa. Namun usaha bapak dari 4 anak ini untuk menagih keadilan tidak surut, ia pun melakukan perjalanan dengan rute dari Malang ke Jakarta pada tahun 2010 untuk kali pertama selama 22 hari. Saat itu beliau sempat bertemu dengan Presiden SBY tepatnya pada tanggal 10 Agustus untuk menyampaikan ketidakadilan yang dia alami, dan meminta Negara hadir atas masalah yang dialaminya. Namun usahanya tersebut hingga sekarang belum juga mendapatkan titik terang dan beliau tetap menunjukkan kegigihannya untuk mendapatkan keadilan.

Dalam lawatannya ke Bali, beliau akan mendatangi kantor Gubernur Bali untuk bertemu dan meminta dukungan kepada Gubernur Bali Mangku Pastika dalam hal mencari keadilan bagi Almarhum putra tercintanya, dan Indra Azwan juga akan bertemu dengan beberapa mahasiswa agar bisa sharing terkait apa yang ia lakukan pada saat ini, agar mahasiswa/ kampus tau apa yang terjadi saat ini dengan dunia hukum kita, ucapnya.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali mendukung aksi berjalan kaki yang dilakukan oleh Indra Azwan, karena sejatinya  masyarakat  tidak boleh diam dan mendiamkan ketidak adilan yang dialaminya, dan kali ini Pak Indra sudah memulainya.  Bagi kami Pak Indra Azwan memberikan banyak hal bagi kita, antara lain mengajak masyarakat secara luas agar melek hukum dan jangan patah semangat dalam mencari keadilan, tegas Dewa Adnyana Direktur LBH Bali dalam konfrensi presnya.

 

Denpasar, 21 September 2016

LEMBAGA BANTUAN HUKUM (LBH) Bali


  • 20 September 2016
  • Oleh: lbhbali
  • Dibaca: 749 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya